Layanan Pelanggan :
Ubah Bahasa ke -> Inggris Ubah Bahasa ke -> Indonesia
Diving and Snorkeling in Karimunjawa Island! Karimunjawa Inn: Resort and Online Hotel Reservation in Karimunjawa Island - bringing your amazing life!
Diving and Snorkeling in Karimunjawa Island! Karimunjawa Inn: Resort and Online Hotel Reservation in Karimunjawa Island - bringing your amazing life!
Diving and Snorkeling in Karimunjawa Island! Karimunjawa Inn: Resort and Online Hotel Reservation in Karimunjawa Island - bringing your amazing life!
Diving and Snorkeling in Karimunjawa Island! Karimunjawa Inn: Resort and Online Hotel Reservation in Karimunjawa Island - bringing your amazing life!
Diving and Snorkeling in Karimunjawa Island! Karimunjawa Inn: Resort and Online Hotel Reservation in Karimunjawa Island - bringing your amazing life!
Diving and Snorkeling in Karimunjawa Island! Karimunjawa Inn: Resort and Online Hotel Reservation in Karimunjawa Island - bringing your amazing life!
Selasa, 7 Februari 2012
Selamat datang di Website Karimunjawa Inn




  Pengunjung : 16227 Org
  Klik : 3244 Klik
  Per-Bln : 712 Org
  Hari Ini : 30 Org
  Online : 2 Org

Berita Terbaru
Senin, 25 April 11
Pantai Menganti, Kabupaten Kebumen

Kamis, 21 April 11
Ketep Pass, Kabupaten Magelang

Rabu, 20 April 11
Wisata Spiritual Kahyangan, Kabupaten Wonogiri

Selasa, 19 April 11
Museum Jamu Jago, Kota Semarang

Taman National Laut Karimunjawa

Taman Nasional Laut Karimunjawa - where heaven meets the earth. Surganya Jawa Tengah, yang terkenal akan keindahan alamnya yang khas akan kealamian dan keperawanan alamnya yang masih terjaga. Berbagai aktivitas dapat Anda lakukan disini, dari berenang, snorkeling, diving, sunbathing, camping, memancing, pengamatan burung dan hutan bakau, atau hanya sekedar menikmati keindahan terumbu karang dari kapal kaca serta mengelilingi kepulauan karimunjawa dari satu pulau ke pulau lain. Menjadikan Karimunjawa sebagai salah satu tujuan wisata yang diminati di Jawa Tengah.

Keindahan panorama alam seperti terumbu karang, rumput laut, dan padang lamun dengan biota laut yang beraneka ragam, hutan mangrove, gunung dan hutan tropis dataran rendah, semuanya dalam hamparan yang masih alami sehingga menjadikan kepulauan Karimunjawa sebagai Taman Nasional Laut. Kepulauan ini secara administratif merupakan kecamatan dari wilayah kabupaten Jepara, yang berlokasi sekitar 45 mil arah barat laut kota Jepara. Luas wilayah teritorial Karimunjawa adalah 107.225 ha, sebagian besar berupa lautan 100.105 ha, luas daratannya sendiri adalah 7.120 ha. Daerah ini beriklim tropis yang dipengaruhi oleh angin laut yang bertiup sepanjang hari dengan suhu rata-rata 26 s.d. 30 derajat Celcius, dengan suhu minimum 22 derajat Celcius dan suhu maksimum 34 derajat Celcius.

Asal Nama Karimunjawa
Karimunjawa tidak terpisah dari sejarah Sunan Nyamplungan, Sunan Nyamplungan merupakan tokoh cerita rakyat yang menarik tentang terjadinya nama Kepulauan Karimunjawa. Sunan Nyamplungan yang bernama asli Amir Hasan adalah putra dari seorang Tokoh Wali Songo (penyebar agama islam di Jawa) yang bernama Sunan Muria. Sunan Muria memerintahkan Amir Hasan untuk pergi ke salah satu pulau yang kelihatan dari  puncak gunung  Muria seperti kremun � kremun dengan desertai 2 orang abdi untuk menemani dan diberi bekal 2 biji buah nyamplung untuk ditanam dan berbagai macam barang antara lain; Mustaka Masjid yang saat ini masih ada dalam komplek makam beliau. Perjalanan Amir Hasan yang memakan waktu lama dengan menyebrang laut itupun akhirnya sampai di tempat yang dituju di sebuah pulau. Kemudian Amir Hasan menetap disana dan pulau ini kelak bernama Karimunjawa (pulau yang terlihat kremun - kremun / kabur dan masih merupakan kawasan kepulauan jawa. Dan Amir Hasan dinamakan oleh masyarakat karimunjawa dengan nama Sunan Nyamplungan, yang hingga kini makamnya menjadi tempat yang selalu di ziarahi oleh warga muslim sekitar dan para wisatawan.

Daya Tarik Wisata
Dengan alamnya yang indah dan relatif masih perawan, Karimunjawa menawarkan daya tarik wisata alam yang beragam selain wisata bahari, wisata petualangan alam adalah salah satu keunikan Karimunjawa yang dimiliki. Dengan penduduk Karimunjawa yang multietnis membuat kawasan ini pun menarik untuk menyimak berbagai keunikan budaya dan tradisinya. Wisata bahari menawarkan berbagai kegiatan wisata dan sport yang berhubungan dengan alam kepulauan Karimunjawa. Beberapa aktifitas wisata dan sport yang dapat dilakukan di kawasan ini diantaranya sebagai berikut :

Menyelam

Keindahan bawah laut Karimunjawa memang tidak diragukan lagi, bermacam terumbu karang dan jenis ikan yang beragam hidup didalamnya. Salah satu cara menikmati keindahan bawah laut Karimunjawa adalah dengan menyelam. Sekurangnya ada 12 titik lokasi penyelaman antara lain Mylim reef di Pulau Menjangan Kecil, Indonor di Batu Lawang, Ezdir reef di Pulau Cemara Besar, dan Antonys Point di Pulau Tengah.

Selain menikmati keindahan biota laut, Karimunjawa juga menawarkan wisata penyelaman bangkai laut (Wreck Dive). Yang paling terkenal adalah Indonor Wreck, kapal yang karam pada tanggal 7 Februari 1960 saat berlayar dari Palembang menuju ke Surabaya dengan mengangkut Batubara.
Bangkai kapal Indonor dengan panjang 30 meter dan tinggi 12 meter ini bisa ditemukan di sekitar pulau Kemojan dengan kedalaman sekitar 10 - 17 meter.

Salah satu Dive Point selain bangkai kapal Indonor adalah di sekitar Pulau Tengah. Potensi bawah laut di sekitar Pulau Tengah sangat layak sebagai daerah tujuan wisata selam. Dukungan visibility atau jarak pandang yang mencapai 20 meter dan jenis ikan yang mencapai 30 jenis makin menambah layaknya potensi wisata selam yang ada disana. Belum lagi keindahan terumbu karang yang keberadaannya 80 % masih sangat baik makin melengkapi potensi yang ada.

Lokasi penyelaman lain diantaranya sebagai berikut, sebelah utara dan barat Pulau Karimunjawa, sebelah timur Pulau Menjangan Besar, sekitar Pulau Menjangan Kecil, sebelah selatan dan barat Pulau Geleang, sebelah barat Pulau Bengkoang, sebelah barat Pulau Parang, sebelah timur Pulau Kembar, sekitar Pulau Katang, sebelah utara dan timur Pulau Krakal Kecil, dan sebelah barat Pulau Kumbang.

Total Dive Site : 19 Spot
Bulan terbaik bagi penyelam : Maret - April
Bulan terjelek bagi penyelam : Desember - Januari

Informasi Dive Karimunjawa :
Operator : Nautilus Diving Center
Jalan Danang Joyo, Karimunjawa
Phone. 081225126316
email. btnkj@dephut.go.id

Snorkeling
Hampir seluruh Kepulauan Karimunjawa dikelilingi terumbu karang hingga kedalaman 40 meter. Ada 66 genera karang dengan satu jenis karang yang hampir punah yaitu karang musik (Tubipora musica). Untuk dapat menikmati terumbu karang dan segenap yang ada di dunia bawah laut karimunjawa, selain menyelam Anda dapat mencoba snorkeling. Snorkeling (selam permukaan) atau selam dangkal (skin diving) adalah kegiatan berenang  atau menyelam  dengan mengenakan peralatan berupa masker selam  dan snorkel. Selain itu, penyelam sering mengenakan alat bantu gerak berupa kaki katak (sirip selam) untuk menambah daya dorong pada kaki.

Hampir semua wilayah perairan Karimunjawa memiliki potensi bawah laut yang layak untuk dijadikan spot atau areal Snorkeling. Berbagai titik dapat dijadikan tempat snorkeling diantaranya di areal sekitar Pulau Menjangan Besar, Pulau Menjangan Kecil, Pulau Geleang, Pulau Bengkoang, Pulau Parang, Pulau Kembar, Pulau Katang, Pulau Krakal Kecil, dan Pulau Kumbang.

Memancing
Karimunjawa adalah surganya bagi para pemilik hoby memancing. Dari memancing ikan hingga memancing cumi - cumi (sotong). Perairannya menyimpan 353 jenis ikan hias dan ikan pangan. Ikan hias di seluruh Karimunjawa tercatat 242 jenis sekaligus menjadi kepulauan dengan jenis ikan hias terbanyak di dunia. Hampir seluruh lokasi perairan Karimunjawa dapat dijadikan sebagai spot untuk memancing. Namun cuaca atau musim sangat menentukan lokasi mana yang tepat digunakan untuk memancing. Anda bisa memperoleh informasi dari para nelayan setempat, lokasi mana yang tepat untuk memancing pada saat itu.

Sementara lokasi mancing yang terkenal berada di Pancingan, sebelah barat Pulau Menjangan Kecil dan beberapa lokasi lain di kepulauan ini merupakan 'kampung' beragam ikan antara lain Kakap merah dan putih, Bentong, Krapu, Badong, dan Marlin. Untuk memancing selama beberapa hari pengunjung dapat menyewa kapal nelayan setempat. Tarifnya Rp 250-300 ribu rupiah per hari.

Waktu memancing yang baik pada bulan Mei sampai dengan November atau saat musim pancaroba, yakni transisisi antara musim timur ke barat karena ombaknya lebih tenang. Umpan memancing di kepulauan ini tidak terlalu sulit bisa di dapat di Karimunjawa atau dengan memesan pada nelayan, berupa cumi atau ikan kecil.

Penangkaran Hiu
Dimana lagi Anda dapat berenang dengan hiu selain di Karimunjawa. Ada pepatah menyebutkan, " Belum ke Karimunjawa jika belum berenang dengan Hiu". Di Karimunjawa Anda benar - benar dapat mewujudkannya, karena salah satu aktivitas yang sangat mengesankan adalah mengunjungi penangkaran hiu dan berenang bersama hiu.

Penangkaran Hiu dan Penyu Sisik berada di Pulau Menjangan Besar. Di pulau ini terdapat deretan kolam yang mirip tambak berisi puluhan ikan pemakan daging, Hiu Batu berwarna hitam. Anda dapat melihat dari dekat, dari atas kolam dan memotret, serta Anda dapat mencoba tantangan berenang dengan hiu. Bahkan Anda dapat mencoba memberi makan berupa ikan segar kepada ikan yang selama ini menjadi momok menakutkan bagi para penyelam maupun peselancar.

Sebenarnya kolam hiu dibedakan menjadi 2 kolam, kolam yang 1 berisikan hiu berwarna hitam, hiu yang berwarna hitam ini lebih bersahabat. Sementara kolam yang 1 berisi hiu berwarna putih dengan ukuran lebih kecil dan lebih agresif. Selain penangkaran hiu, di Pulau Menjangan Besar Anda dapat melihat penangkaran Penyu Sisik, Ikan Pari dan beberapa jenis ikan laut lain. Disisi lain pantai Pulau Menjangan Besar Anda juga dapat menemukan seekor Burung Elang Laut Dada Putih yang tinggal di dalam sangkar di tepi pantai.

Berenang
Bagi yang ingin sekedar berenang, lokasi yang cocok dan aman untuk aktifitas ini antara lain di sebelah timur dan selatan pulau Karimunjawa, bagian selatan dan barat pulau Menjangan Kecil, bagian barat pulau Tengah, sekitar pulau Parang, pulau Kembar, dan pulau Kumbang.

Berjemur
Hampir seluruh pantai di kepulauan Karimunjawa berpasir putih dengan garis pantai yang cukup panjang. Kondisi ini menyebabkan kawasan pantai menjadi kawasan yang cocok untuk melakukan kegiatan berjemur (mandi matahari), bermain pasir, dan menyaksikan keindahan pemandangan matahari terbenam atau terbit. Anda dapat mencoba berjemur di Pulau Menjangan Besar dan Kecil.

Menjelajah Laut
Bagi yang tidak dapat berenang dan menyelam, tersedia kapal yang dilengkapi dengan kaca pada bagian bawahnya (glass bottom boat) untuk menyaksikan keindahan bawah laut Karimunjawa. Selain itu terdapat juga kapal kayu milik penduduk setempat atau nelayan yang dapat Anda sewa, Anda akan diantar untuk menjelajah laut dari pulau ke pulau.

Wisata Alam Darat
Selain wisata bahari Karimunjawa juga menawarkan wisata alam darat yang dapat menjadi pilihan bagi Anda, diantaranya Hiking / Trecking dan Camping
Anda dapat melakukan aktifitas hiking, antara lain ke Bukit Bendera, Bukit Tengkorak dan Bukit Maming. Selain itu Anda dapat menelusuri Trecking di jalur penelusuran hutan bakau Mangrove di Kemojan. Untuk kegiatan Camping, terdapat camp ground di Legon Lele, dengan melewati jalan trail menuju lokasi sejauh 2,5 km dan lokasi arboretum seluas 1 hektar. Anda juga dapat mencoba camping di pulau, antara lain di Pulau Geleang, Pulau Tengah dan Pulau Cilik, atau dipantai - pantai di sekitar Pulau Karimunjawa.

Kegiatan Lain
- Canoeing, kegiatan penelusuran hutan mangrove yang dapat dilakukan di Kemojan.
- Caving, wisata penelusuran Goa yang dapat dilakukan di Goa Sarang di Pulau Parang.
- Atraksi penyu bertelur di Pulau Sintok dan Menjangan Besar pada musimnya.
- Bird Watching, dapat dilakukan di hutan dataran rendah di Karimunjawa.

Wisata Budaya
Wisata Budaya di Karimunjawa dapat dibagi menjadi 3 objek, yaitu :

- Kesenian Rakyat
Meskipun bukan ciri khas Karimunjawa, kesenian rakyat seperti Reog, Barongan dan Pencak Silat saat ini sudah semakin berkembang.

- Acara Tradisional
Perkawinan suku Bugis, yang di mulai dengan acara Mepuce - puce, Masuro, Madupa, Mappaenre belanja dan pesta Anggaukeng.
Upacara Peluncuran Perahu, yaitu acara syukuran telah selesainya pembuatan perahu dan berharap tidak terjadi aral melintang di kemudian hari, dengan cara perahu di dorong ke pinggir pantai kemudian dilepas sampai perahu berhenti dengan sendirinya.
Makam Sunan Nyamplungan, merupakan objek wisata religi yang ada di Karimunjawa, tepatnya di Dukuh Nyamplungan. Sunan Nyamplungan dipercaya sebagai orang pertama yang mendiami Kepulauan Karimunjawa.
Sumur wali di Pulau Parang, merupakan sumur yang disucikan dan apabila mendapati air dalam sumur tersebut dan bisa mengambilnya, dipercaya akan membawa keberuntungan bagi yang berhasil mengambilnya.

- Rumah Adat
Keanekaragaman suku yang mendiami kepualauan Karimunjawa dapat dimanfaatkan untuk menambah atraksi wisata Rumah Adat suku Bugis, yang dapat dijumpai di Dukuh Batulawang, Dukuh Legon Gede, dan Dukuh Tlogo Pulau Kemojan. Sementara suku Buton banyak mendiami Dukuh Tlogo Pulau Kemojan dan Dukuh Karimun Pulau Karimunjawa.

Penduduk
Penduduk kepulauan Karimunjawa terdiri atas beberapa suku yang memiliki identitas tersendiri seperti bentuk rumah adat yang khas. Suku-suku yang mendiami kepulauan Karimunjawa adalah suku Jawa, Bugis Makasar, dan Madura. Masyarakat Jawa banyak tinggal di dukuh Karimun, dukuh Legon Lele, dukuh Nyamplungan, dan dukuh Mrican. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat Jawa adalah bertani dan membuat industri rumah tangga, seperti batu bata merah dan minyak kelapa. Masyarakat Bugis Makasar sebagian besar bertempat tinggal di pulau Kemujan, dukuh Batu Lawang, dukuh Legon Gede, dan dukuh Tlogo. Masyarakat Bugis terkenal sebagai pelaut yang ulung, oleh karena itu sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan. Selain itu, tenun sarung Bugis juga merupakan kekhasan yang lain dari masyarakat Bugis. Hampir sama dengan masyarakat Bugis, masyarakat Madura pun sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Selain itu, mereka pun memiliki kemampuan membuat ikan kering sebagai industri rumah tangga.

Cinderamata
Berbagai macam barang kerajinan yang sebagian besar terbuat dari kayu-kayu langka, seperti kayu Setigi, kayu Dewadaru, dan kayu Kalimasada merupakan keunikan tersendiri dari kepualauan Karimunjawa. Hasil-hasil kerajinan yang lain berupa tongkat, keris, dan tasbih. Selain hasil kerajinan, di kepulauan ini juga terdapat barang-barang cinderamata lainnya berupa hasil industri rumah tangga, seperti kaus, topi, ikan teri, ikan asin, jenang, makanan olahan dari rumput laut, dan minyak kelapa. Barang-barang kerajinan ini dapat dengan mudah diperoleh di toko-toko penjual barang-barang cinderamata yang berada di pusat kota Karimunjawa.

Untuk kerajinan kayu, ada beberapa lokasi sebagai pusat kerajinan kayu sebagai tempat pemesanan, yaitu sebagai berikut :
- Pusat Kerajinan Al Badri, desa Legon Cikmas
- Labiki, jalan Kapuran, pulau Karimunjawa.

Kuliner
Karimunjawa terkenal akan makanan khasnya, antara lain getuk, jagung berondong, dan jadah. Namun yang paling populer adalah makanan broyo, yaitu makanan yang berbahan dasar kacang-kacangan dan dapat ditemukan di hampir seluruh pulau yang terdapat di Karimunjawa. Menu Ikan juga akan banyak dijumpai di Karimunjawa, yang paling khas adalah Pindang Serani ( Sup Ikan )

Flora dan Fauna
Kekayaan flora dan fauna Karimunjawa membuatnya menjadi begitu mempesona. Daerah ini memiliki beberapa jenis ekosistem flora, yaitu ekosistem terumbu karang, hutan mangrove (padang lamun), hutan pantai, dan hutan dataran rendah. Di sisi lain, fauna pun bervariasi, seperti rusa dan kera ekor panjang maupun fauna akuatik yang terdiri atas 242 jenis ikan hias dan 133 genera akuatik. Selain itu, di lokasi ini terdapat pula jenis fauna langka yang berhabitat di pulau Burung dan pulau Geleang, seperti burung elang laut dada putih serta dua jenis penyu, yaitu penyu sisik dan penyu hijau.

Hampir seluruh Kepulauan Karimunjawa dikelilingi terumbu karang hingga kedalaman 40 meter. Ada 66 genera karang dengan satu jenis karang yang hampir punah yaitu karang musik (Tubipora musica). Perairannya menyimpan 353 jenis ikan hias dan ikan pangan. Ikan hias di seluruh Karimunjawa tercatat 242 jenis sekaligus menjadi kepulauan dengan jenis ikan hias terbanyak di dunia

Karimunjawa sendiri juga memiliki Taman Nasional Karimunjawa, yang dulu dikenal dengan nama Cagar Alam Karimunjawa. Terumbu karang di Taman Nasional Karimunjawa terdiri dari beberapa jenis yaitu terumbu karang tepi pantai (fringing reef), terumbu karang penghalang (barrier reef) dan beberapa taka (patch reef). Kekayaan biota lautnya terdiri lebih dari 90 jenis karang keras dan 242 spesies ikan. Dua jenis biota karang utama yang dilindungi yaitu akar bahar dan karang merah. Biota laut dilindungi yang lain adalah kepala kambing, triton terompet, nautilus berongga, batu laga, dan 6 jenis kima.

Tips Perjalanan

  1. Karimunjawa terletak 45 mil laut atau sekitar 83 km di utara Kota Jepara, Jawa Tengah. Dari Jakarta kita ke Semarang dengan pesawat, kereta atau bus. Lalu ke Pelabuhan Kartini. Dari pelabuhan kita bisa menumpang Kapal Motor Cepat (KMC) Kartini I ke Karimunjawa, lama perjalanan 3.5 jam. Karena kapasitas KMC Kartini yang terbatas hanya 160 seat, saat kehabisan ticket anda bisa menempuh dari Pelabuhan Kartini Jepara dengan menggunakan Ferry KM Muria, yang lama perjalanan 6 jam.
  2. Karimunjawa sekarang sudah dilengkapi dengan hotel - hotel dan resort baru yang mulai bermunculan, sehingga Anda dapat menyesuaikan pilihan akomodasi Anda sesuai dengan budget wisata. Rate hotel dan resort sangat bervariasi, dari yang 200.000 an - 400.000an, bahkan ada beberapa resort yang memasang harga 1.000.000 - 2.000.000 / malam. Untuk tarif kamar homestay berkisar 50.000 - 75.000 an, ini sesuai bagi Anda yang berkenan menggunakan ruang non air conditioner. Bahkan bagi Anda yang ingin berbaur dengan penduduk setempat, Anda bisa menginap di rumah penduduk yang menerima wisatawan dengan tarif dari 10.000 - 25.000 / malam. 
  3. Di sana juga terdapat warung yang menjual makanan kecil, minuman, obat-obatan, perlengkapan mandi, dan barang kelontong lain. Namun, bagi Anda yang memiliki penyakit tertentu, bawalah obat yang biasa anda konsumsi, untuk persediaan selama di Karimunjawa.
  4. Kalau Anda ingin memancing dan menyelam / snorkeling, Anda bisa meminta penduduk lokal untuk memandu. Dengan menyewa kapal nelayan, anda akan diantar menuju ke tujuan. Bawalah perlengkapan atau Anda dapat menyewa di lokasi.
  5. Tidak ada ATM, Bank, dan Money Changer. Jadi persiapkanlah uang cash yang cukup untuk wisata Anda.

Selamat berwisata dan sampai jumpa di Karimunjawa.


 




Hak Cipta © 2009 Karimunjawa Inn
Tampilan Terbaik di Mozilla Firefox
Resolusi Terbaik 1024pixel x 768 pixel
Developed By :  IndoDesign.Net